Rabu, 18 Mei 2016

manajemen pemasaran

DEFINISI MANAJEMEN PEMASARAN

            Banyak yang memahami bahwa pemasaran (marketing) tidak ada bedanya dengan penjualan (selling). Untuk mengetahui bahwa antara keduanya berbeda, kita perlu terlebih dahulu melihat definisi atau batasan dari pemasaran dan manajemen pemasaran. Secara sederhana, pemasaran didefinisikan sebagai perangkat kegiatan yang hasilnya adalah : (i) membuat tersedianya produk (barang atau jasa) yang
dapat memuaskan konsumen dan (ii) memberikan keuntungan kepada perusahaan yang menawarkan produk tersebut. Menurut Kotler (1997) pemasaran adalah :
“ pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial dimana baik individu maupun kelompok yang terlibat dalam proses tersebut memperoleh apa (produk atau jasa) yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk atau jasa yang bernilai dengan pihak lain”.

   Semetara manajemen pemasaran didefenisikan oleh American Marketing Association (AMA) sebagai :
“manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harag, promosi, serta penyaluran gagasan, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskaan tujuan baik idividu maupun organisasi”.
   Berdasarkan defenisi diatas, dapat secara ringkas kita katakan bahwa proses pemasaran dimulai dengan mengetahui secara pasti produk (barang atau jasa) apa yang dibutuhkan pelanggan atau yang ingin di beli pelanggan. Secara lebih rinci, pemasaran melibatkan kegiatan-kegiatan berikut:
1.      Mencari tahu produk atau jasa apa yang dinginkan pelanggan
2.      Memproduksi produk atau jasa yang memiliki karakteristik dan kualitas yang sesuai dengan yang dinginkan pelanggan
3.      Menentukan harga produk atau jasa secara tepat
4.      Mempromosikan produk atau jasa yang ditawarkan (mengemukakan secara verbal mengapa pelanggan perlu membeli produk atau jasa tersebut).
5.      Menjual dan mengantarkan produk atau jasa ketangan pelanggan.

ARTI FUNGSI MANAJEMEN PEMASARAN

               Manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan (yang terdiri dari kegiatan mengorganisasikan, mengrahkan, mengkoordinir) serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efesien dan efektif. Penjelasan fungsi pemasaran yang merupakan kegiatan terpadu dan saling mendukung, antara lain: perencanaan pemasaran, implementasi, dan pengendalian.

Perencanaan Pemasaran
Penentuan segala sesuatu sebelum dilakukan kegiatan-kegiatan pemasaran meliputi: tujuan, strategi, kebijakan, serta taktik yang dijalankan.
Tujuan :
1.      Meniadakan ketidakpastian masa datang bila ada perubahan-perubahan karena situasi dan kondisi perusahaan maupun diluar perusahaan tidak menentu.
2.      Karena tujuan organisasi sudah difokuskan maka dengan perencanaan akan menghindari adanya penyimpangan tujuan.
3.      Rencana walaupun mahal tetapi ekonomis karena segala kegiatan telah terfokuskan dengan biaya-biayanya.

Implementasi Pemasaran
               Implementasi pemasaran adalah proses yang mengubah strategi daan rencana pemasaran menjadi tindakan pemasaran untuk mencapai sasaran. Implementasi mencakup aktivitas sehari-hari, dari bulan kebulan yang secara efektif melaksanakan rencana pemasaran. Implementasi yang sukses tergantung dari beberapa kegiatan kunci yaitu:
1.      Pengorganisasian Kegiatan Pemasaran
a.       Proses menciptakan hubungan antara fungsi personalia dan factor fisit (sarana), agar kegiatan pemasaran yang harus dilaksanakan bisa mencapai tujuan yang benar, meliputi : pembagian kerja, wewenang taanggung jawab dan pelaporan kerja.
b.      Pengarahan kegiatan pemasaran, yaitu:
Usaha yang berhubungan ddengan segala sesuatu kegiatan pemasaran agar semuanya itu dapat dilakukan dengan baik.
c.       Pengkoordinasian kegiatan pemasaran, yaitu:
Usaha mengsinkronkan dan menyatukan segala kegiatan pemasaran dalam organisasi agar tercapai tujuan yang efektif dan efisien.
2.      Pengendalian/ Evaluasi kegiatan pemasaran
a.       Penentuan standart
b.      Suvervisi kegiatan atau pemeriksaan
c.       Perbandingan hasil dengan standart
d.      Kegiatan mengkoreksi standart

AUDIT PEMASARAN
Suatu alat utama untuk melakukan pengendalian strategi adalah audit pemasaran. Audit pemasaran adalah pemeriksaan lingkungan, sasaran, strategi dan aktifitas perusahaan secara lengkap, sistematik, independen dan periodek untuk menentukan bidang masalah dan peluang. Akan disajikan bentuk pertanyaan yang mungkin akan diajukan oleh auditor pemasaran.

Audit Lingkungan Pemasaran 
  Lingkungan Makro
a.       Demokrasi, kecendrungan utama yang menimbulkan ancaman dan eluang untuk perusahaan ini?
b.      Ekonomi, perkembangan apa dalam pendapatan, harga tabungan dan kredit akan berdampak pada perusahaan?
c.       Alami, bagaimana perkiraan biaya dan ketersediaan sumber daya alam dan energy? Apakah perusahaan bertanggung jawab memelihara kelestarian lingkungan?

Lingkungan Mikro
a.       Pasar, apa yang sedang terjadi pada ukuran pasar, pertumbuhan, distribusi geografi dan laba?
b.      Pelanggan, bagaimana pandangan pelanggan mengeai mutu produk, jasa, dan harga?
c.       Pesaing, siapa pesaing utama? Apa strategi yang dipakainya? Berapa pangsa pasarnya dan apa kekuatan serta kelemahannya?

Audit Pemasaran
a.       Misi bisnis, apakah misi diuraikan dengan jelas dan berorientasi pada pasar?
b.      Obyektif pemasaran, apakah perusahaan sudah menerapkan obyektif yang jelas sebagai pedoman perencanaan pemasaran dan mengukur presentasi? Apakah obyektif inicocok dengan peluang perusahaan da sumberdayanya?
c.       Strategi pemasaran, apakah perusahaan mempunyai stratei pemasaran yang mantap untuk mencapai obyektifnya?

Audit Organisasi  Pemasaran
a.       Struktur formal, apakah kepala bagian pemasaran mempunyai wewenang yang memadai atas aktifitas yang mempengaruhi kepuasan pelanggan?
b.      Efisiensi fungsi, apakah pemasaran dan penjualan berkomunikasi secara efektif?

Audit Sistem Pemasaran
a.       Ssistem informasi pemasaran, apakah system intelijen pemasaran menyediakan informasi akurat dan tepat waktu mengenai perkembangan pasar?
b.      Sistem perencanaan pemasran, apakah perusahaan menyiapkan rencana tahunan, jangka panjang dan strategi?
c.       System pengendalian pemasaran, apakah obyektif tahunan pemasaran tercapai?

KONSEP INTI PEMASARAN
Kebutuhan
               Konsep dasar yang melandasi pemasaran adalah kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia adalah pernyataan dari rasa kehilangan, dan manusia mempunyai banyak kebutuhan yang kompleks. Kebutuhan manusia yang kompleks tersebut bukan hanya fisik (makanan, minumman, pakaian, perumahan, dll), tetapi juga rasa aman, aktualisasi diri, sosialisasi, penghargaan, dan kepemilikan.

Keinginan
               Bentuk kebutuhan manusia yang dihasilkan oleh budaza dan kepribadian individual dinamakan keinginan. Keinginan digambarkan dalam bentuk obyek yang akan memuaskan kebutuhan mereka atau keinginan adalah hasrat akan penawar kebutuhan yang spesifik.

Permintaan
Dengan keinginan dan kebutuhan serta keterbatasan sumberdaya tersebut, akhirnya manusia menciptakan permintaan akan produk atau jasa dengan manfaat yang paling memuaskan. Sehingga muncullah istilah permintaan, yaitu keinginan manusia akan produk spesifik yang di dukung oleh kemampuan dan ketersediaan untuk membelinya.

Produk (Organisasi, Jasa, Ide)
Sejalan dengan munculnya kebutuhan, keinginan dan permintaan, perusahaan berusaha keras untuk mempelajarinya, mereka melakukan riset pemasaran, mengamati prilaku konsumen, menganalisis keluhan yang dialami konsumen, mencari jawaban produk atau jasa apa yang sedang disukai atau bahkan produk apa yang tidak disukai, dll.

Kepuasan Pelanggan
   Kepuasan pelanggan tergantung pada anggapan kinerja produk dalam menyerahkan nilai relative terhadap harapan pembeli. Bila kinerja atau prestasi sesuai atau bahkan melebihi harapan, pembelinya merasa puas.

Transaksi
   Transaksi adalah perdagangan antara dua pihak, yang paling sedikit melibatkan dua macam nilai, persetujuan mengenai kondisi, waktu, dan tempat.

Jaringan
   Jaringan terdiri dari perusahaan dan semua pihak-pihak pendukung, pelanggan, supplier, distributor, pengecer, agen iklan, ilmuwan, dan pihak lain yang bersama-sama dengan perusahaan telah membangun hubungan bisnis yang saling menguntungkan.
Pasar
   Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu yang sama yang mungkin bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan itu.

STRATEGI PEMASARAN
   Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat paling penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “strategi adalah serangkain rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya”. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu:
1.      Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
2.      Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran.
3.      Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa  sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.
4.      Meningkatkan penjualan produk.
5.      Memperoleh konsumen baru.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran:
1.      Dari sudut pandang penjual untuk dapat memaksimalkan penjualan produknya.
2.      Tempat yang strategis (place), pilihan tempat yang strategis dan mudah dijangkau konsumen akan meningkatkan volume penjualan.
3.      Produk yang bermutu (product)

2.6                   BAURAN PEMASARAN
Seorang pimpinan puncak perusahaan pasti menginginkan agar nilai perusahaan yang dipimpinnya yang diwujudkan dividen, nilai pasar saham dan nilai-nilai terus bertambah. Ada beberapa tugas pokok manajemen khususnya di bidang pemasaran, yaitu: (1) Perencanaan pemasaran, (2) Pengarahan pelaksana pemasaran, (3) Pengawasan atau pengendalian pemasaran.

1.      Perencanaan Pemasaran
Perencanaan pemasaran merupakan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pemasaran. Dalam menentukan target pasar tentu harus diperhatikan kekuatan dan kelemahan perusahaan. Yang dimaksud dengan strategi dan taktik adalah:
“Strategi adalah cara yang dipakai dalam pertempuran untuk memenangkan peperangan. Sedangkan taktik merupakan teknik yang dipakai untuk melaksanakan strategi. Dalam istilah marketing, strategi berarti perencanaan dasar suatu aksi yang dipilih untuk mencapai suatu sasaran, sedangkan taktik merupakan cara dalam menjalankan rencana tersebut.”
Beberapa variabel yang dapat digunakan untuk mempengaruhi tanggapan pembeli antara lain:
a.       Produk-produk yang ditawarkan
b.      Harga jual
c.       Penyaluran
d.      Promosi

2.    Pelaksanaan Pemasaran   
Strategi pemasaran yang disusun tentu akan di uji dalam pelaksanaan untuk mengetahui tepat atau tidak yang ditetapkan tersebut, hal ini akan tercermin dari tingkat penjualan, market share yang dikuasai, dan biaya yang dikorbankan.

3.      Pengendalian Pemasaran
Strategi pemasaran yang dibuat tentu belum dapat dipastikan menjadi kenyataan. Karena ada unsur ketidakpastian dalam pelaksanaan, maka strategi yang disusun harus dikendalikan. Pengendalian pemasaran dilakukan dengan membandingkan realisasi dan rencana pemasaran yang disusun. Hal yang tidak sama, baik terlalu besar di atas target, merupakan penyimpangan yang perlu mendapatkan perhatian.

2.7                   LOKASI DAN SALURAN DISTRIBUSI
Kegunaan Lokasi dan Saluran Distribusi
   Place adalah lokasi dan saluran adalah distribusi. Alasan terbesar dalam melepaskan sejumlah pengendalian atas cara dan kepada siapa produk itu dijual, produsen seolah meletakkan nasib peusahaan ketangan perntara, dan manfaat yang diambil juga banyak antara lain banyak produsen kekurangan sumber dana finansial untuk menjalankan pemasaran secara langsung. Fungsi saluran distribusi:
1.      Sebagai alat memperlancar keuangan perusahaan
2.      Sebagai alat komunikasi
3.      Sebagai alat bantu penjualan/promosi

Tipe-Tipe Distribusi
Ada dua jenis penggunaan distribusi berganda, yaitu:
1.      Saluran komplementer, yaitu jika masing-masing saluran menjual produk yang tidak saling berhubungan.
2.      Saluran kompetitif, yaitu apabila produk yang sama dijual melalui dua saluran yang berbeda tetapi antara yang satu dengan yang lain terjadi persaingan.

Modifikasi Distribusi
Perubahan-perubahan di dalam pasar meliputi:
1.      Perubahan di pasar konsumen dan perilaku konsumen
2.      Timbulnya kebutuhan baru sehubungan dengan jasa, suku cadang atau bantuan teknis
3.      Perubahan pandangan atau prespektif pesaing
4.      Perubahan kepentingan relatif dari tipe outlet
5.      Perubahan kemampuan finansial perusahaan.

Pengelolaan dan Penanganan Konflik
1.      Bergaining, yaitu salah satu anggota saluran berinisiatif sendiri dalam proses tawar-menawar, dimana ia bersedia mengalah, dengan harapan pihak lain juga melakukan hal yang sama.
2.      Boundary, yaitu menangani konflik dengan diplomasi, dimana kedua belah pihak mengirim wakil-wakilnya berunding memecahkan konflik yang terjadi.
3.      Interpenetration, yaitu pemecahan konflik dengan interaksi informal yang sering dengan melibatkan pihak lain untuk membangun apresiasi terhadap pandangan masing-masing.
4.      Superorganizational, yaitu menggunakan pihak ketiga yang netral untuk menangani konflik.
5.      Superordinate goal, yaitu para anggota saluran yang terlibat konflik menetapkan tujuan bersama.

PENETAPAN HARGA 
Pengertian Harga
   Harga adalah suatu nilai yang dinyatakan dalam bentuk rupiah guna pertukaran/transaksi atau sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan barang dan jasa.


Tujuan Penetapan Harga
   Ada empat tujuan penetapan harga yaitu:
1.      Tujuan yang berorientasi pada laba
Tujuan ini meliputi dua pendekatan yaiitu maksimalisasi laba dan target laba.
2.      Tujuan yang berorientasi pada volume
Dalam tujuan ini harga ditetapkan sedemikian rupa agar dapat mencapai target penjualan, nilai penjualan atau pangsa pasar.
3.      Tujuan yang berorientasi pada citra
Citra perusahaan dapat dibentuk melalui strategi penetapan harga.
4.      Tujuan stabilisasi harga
Tujun stabilitasi dilakukan dengan jalan menetapkan harga untuk memperthankan hubungan yang stabil antara harga suatu perusahaan dengan harga pemimpin industri.

Faktor yang Mempengaruhi Penetapan Harga
1.      Tujuan pemasaran perusahaan
2.      Strategi bauran pemasaran
3.      Biaya
4.      Organisasi

TARGET PASAR
Memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggan dan konsumen sangatlah diperlukan. Bukanlah suatu hal yang mudah untuk melaksanakannya, dikarenakan adanya faktor heteroginitas pada konsumen.
Pada dasarnya segmentasi pasar dapat dilakukan atas, dasar:
Faktor demografi : umur, kepedatan penduduk, jenis kelamin, agama, pendidikan, dan  tingkat penghasilan.
Faktor sosiologis  : kelompok budaya, kelas-kelas sosial, dll
Faktor psikologis  : kepribadian, sikap, manfaat produk yang diinginkan
   Jika suatu perusahaan memutuskan untuk memasuki suatu pasar, maka ada beberapa kemungkinan strategi yang bisa diterapkan, yaitu:
a.       Undifferentiated Marketing
Suatu strategi dengan cara memasarkan suatu jenis produk untuk semua pembeli. Dalam strategi ini dianggap penting adalah kesamaan kebutuhan setiap pembeli bukan pada perbedaannya.
b.      Differentiated Marketing
Suatu strategi dalam memasuki pasar dengan memilih pasar tertentu sebagai target dan berusaha untuk melayani kebutuhan pasar tersebut dengan sebaik mungkin.
c.       Concentrated Marketing
Perusahaan berusaha melayani pasar yang terkonsentrasi, untuk itu dipilih satu segmen pasar yang akan dilayani kebutuhan secara baik.

2.10                PEMASARAN DIGITAL
Pemasaran digital adalah suatu usaha untuk mempromosikan sebuah merek dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan.

Pemasaran Internet
1.      Email
Pemasaran melalui email disebut email komersial. Penggunaan email dalam bisnis dapat membantu pengiriman informasi mengenai produk atau jasa pada penerima pesan.
2.      Website
Website merupakan alamat suatu perusahaan dalam internet.
3.      Jejaring sosial
Jejaring sosial banyak diigunakan oleh para penggunanya untuk menjual produk kepada sesama teman ataupun anggota yang ada dalam jaringan mereka.


Pemasaran Tanpa Internet
1.      SMS
Satu pesan teks melalui ponsel menjadi bentuk pemasaran yang sah di seluruh dunia.
2.      Iklan Banner
Iklan yang muncul pada halaman web untuk mempromosikan blog atau situs kliennya.

Solusi Pemasaran Digital
   Solusi pemasaran digital meliputi penggunaan berbagai saluran pengiriman yang meliputi teknik tarik dan dorong. Aturan dalam pemasaran digital :
1.      Menargetkan satu segmen dan menciptakan komunitas virtual
2.      Memperluas peran merek dalam portofolio secara global
3.      Gunakan harga yang kreatif
4.      Mengutamakan desain bagi konsumen

Langkah-langkah Pemasaran Digital
1.      Awareness (Kesadaran)
Dalam ranah digital, pemasar membangun kesadaran konsumen dengan memasang iklan terlebih dahulu di media online.
2.      Interest (Ketertarikan)
Ketertarikan muncul setelah membangun kesadaran pada konsumen
3.      Desire (Keinginan)
Timbul keyakinan pada konsumen sehingga berkeinginan untuk mencoba produk atau jasa.
4.      Action (Tindakan)
Tahap terakhir sebagai penentuan dari pihak konsumen terhadap produk atau jasa.

DAFTAR PUSTAKA

Muhammad Firdaus, 2008, Manajemen Agribisnis, PT Bumi Aksara, Jakarta
Buchari Alma, 2007, Pengantar Bisnis, Alfabeta, Bandung
Suliyanto, 2010, Studi Kelayakan Bisnis : Pendekatan Praktis, Edisi Pertama, Andi, Yogyakarta
Griffin, Ricky W. dan Ronald J. Erbert, 2009, Pengantar Bisnis, Prenhallindo, Jakarta
Hartono, J, 2010, Teori Portofolio dan Analisis Investasi, BPFE Yogyakarta, Yogyakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar